Rasa Yang Selalu Hadir Dalam Mimpi, Tentang Dia dan Aku Juga Rindu - Target Hukum Online

Breaking

Berita Seputar Hukum Dan Kriminal

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 14 Januari 2021

Rasa Yang Selalu Hadir Dalam Mimpi, Tentang Dia dan Aku Juga Rindu

Targethukumonline. Cerpen - Sepenggal kisah sepasang sejoli yang saling mencinta, tidak ada yang salah dari mencintai seseorang, dalam cinta, benar dan salah itu tidak ada, semua tentang rasa, rasa bahagia, rasa damai hanya dengan duduk bersebelahan atau jalan bersisian disepanjang jalan, saling dekat bahkan saling memeluk sekedar melepas rindu akan makna belahan jiwa dan ragawi.

Tentang rasa, ada rindu dihati.

Yang kamu butuhkan saat mencintai seseorang, adalah sebuah rasa seperti kembali pulang, pada sebuah rumah yang memberimu perlindungan juga rasa nyaman, kamu bisa menjadi apa saja di sana, tanpa harus berpura - pura bahagia, biarkanlah rasa rindu yang bicara, saling berbisik tentang rindu & cinta.

Orang yang telah lama bersamamu, terkadang tidak bisa menjadi "rumah" bagimu.

Sedang orang yang belum lama bertemu, justru mampu memberimu perasaan itu, rasa yang nyaman dalam balutan cinta yang abadi seperti senyum sang mentari di pagi hari, seindah senyum menawanmu.

Meski status seseorang bisa menjadi dasar tentang salah dan benar, tetapi tentang rasa tidak bisa demikian, apa yang salah dari merasa bahagia, kebahagiaan yang tentu saja menimbulkan debar rindu itu sendiri, saling genggam untuk saling menguatkan satu sama lainnya.

Ada sebagian dari kita yang terjebak pada hubungan yang salah, bahagia menjadi alasan terkuat untuk bertahan pada satu hubungan yang keliru, hingga datang rasa lelah yang akhirnya menjadi alasan untuk mengakhiri hubungan itu.

Akhir hubungan tidak selalu menjadi akhir dari sebuah rasa cinta, kerinduan itu bisa jadi masih selalu ada, keinginan untuk menyapa, bersenda gurau bahkan saling menatap mesra atau sekadar melihat dari kejauhan saja.

Mencintai..? apa yang salah dengan sebuah rasa akan senandung cinta dua anak manusia, rasa ingin memiliki, itu adalah sebuah naluri yang manusiawi.

Siapa yang mampu menyangkalnya, yang bisa kita lakukan adalah berusaha untuk lebih meredam rasa cinta sejati hingga di bawa mati oleh naluri yang terpendam dalam qolbu dihati.

Bukan dia juga bukan kamu, ini tentang AKU.

Mencintailah, sebab itu kebebasan bagi setiap jiwa, namun, jangan lupa untuk menyematkan harga diri pada rasa cintamu itu.

Agar cinta bisa tetap menjadi sebuah rasa yang mulia yang indah hingga kelak menutup mata. (bersambung). (Anif)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad