Korban Tenggelam Siswa PKL Pelayaran di Lautan Flores Saat Ini Belum di Temukan - Target Hukum Online

Breaking

Berita Seputar Hukum Dan Kriminal

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 14 Maret 2022

Korban Tenggelam Siswa PKL Pelayaran di Lautan Flores Saat Ini Belum di Temukan

Targethukumonline. Pati - Korban anak (siswa) Fran Julius Hutapea dari sekolah menengah kejuruan (SMK) 1 Mundu Cirebon yang mengikuti praktek kerja lapangan (PKL) yang di kabarkan hilang dengan menggunakan kapal dari PT. PUTRA LEO GROUP Juana dengan no. kapal GT 116 No.32 Fr /2017.Ga lo.2124 L Fr, masih belum ada kabar kejelasan dan keberadaannya saat ini, apakah masih hidup ataukah sudah meninggal.


TIm Inafis dari Polres Pati saat olah TKP.



Di dampingi kuasa hukum Lamhok Hariyanto Silalahi, S.H kantor hukum Ghani Djenmat & partner dan orang tua korban ayah Renando hutapea, sang ibunda Sherevina Hutapea mendatangi Polairud Juana guna olah TKP untuk mendalami kejadian tersebut.



Dalam olah TKP yang di lakukan tim inavis Polres Pati, Polairud Juwana, Syahbandar Juwana beserta keluarga korban, dan kuasa hukum yang di lakukan dikapal yang di gunakan PKL korban, penyidikan dilakukan dari mulai pukul 09.00 - 11.00 WIB, ketika awak media yang mengikuti olah TKP sempat di larang mengambil gambar olah TKP dari Polairud Juwana.



Sampai berita ini di turunkan awak media belum memperoleh hasil dari olah TKP korban, dari wawancara dengan pihak orang tua korban di wakili kuasa hukumnya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dari PKL sekolah SMK 01 Mundu Cirebon dan di ikuti 10 siswa di antaranya.


Bapak dan mamak korban Fran Julius Hutapea yang menanti kedatangan sang anak yang hingga kini masih dinanti akan keberadaanya.



Julius berangkat ke perairan flores 25 Juli 2021 dan mendapat kabar dari pihak sekolah yang datang ke rumah, perusahan kapal, polairud menyampaikan korban meninggal terpeleset pada sabtu tanggal 5 Maret 2022.



Pihak keluarga kemudian menghubungi Basarnas dan pihak terkait belum ada pelaporan kejadian sehingga belum di tindak lanjuti, baru adanya pelaporan dari keluarga korban pihak terkait mulai melakukan pencarian senin 7 maret 2022 dan hasilnya belum di temukan hingga kini.



"Pihak keluarga berharap korban Julius jasadnya bisa di temukan dan dapat di kebumikan secara manusiawi sesuai adat istiadat dari keluarga kami,dan mempercayakan sepenuhnya proses pada penyidikan", tambahnya.



Dalam musibah yang menimpa Julius pihak polairud hanya bisa menjelaskan proses ini masih dalam penyidikan dan belum bisa memastikan kejadian tersebut murni kecelakaan atau karena kelalaian dan masih dalam proses penyelidikan, karena pihak polairud sendiri setiap ada kegiatan PKL pasti ada brefing sebelum berlayar.


Pihak keluarga saat mengikuti olah TKP di atas geladak kapal.



Dan memberikan pengarahan pada siswa semua sesuai SOP berlayar dari naik tangga kapal, posisi di atas kapal atau selama beraktifitas di kapal, karena polairud Juana sendiri sebagai tujuan siswa yang PKL berasal dari sekolah seluruh indonesia, dan berharap membuahkan hasil dari pencarian korban dapat segera di temukan. (RG/team)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad