Targethukumonline. Pati - Merasa tak terima diberitakan saat karaoke di kafe karaoke ketika PPKM, salah satu kepala desa (Kades) di kecamatan Dukuhseti, kabupaten Pati berinisial 'KA' terlihat marah-marah dengan wartawan lantaran dirinya diberitakan.
Kejadian tersebut usai acara Deklarasi FKDI di Gunung Wungkal, kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu tgl (29/12/21).
Sebelumnya, media lokal dan nasional telah memberitakan adanya sejumlah Kades lagi asyik berkaraoke bersama pemandu karaoke (PK) saat PPKM pada (25/12) malam.
Kejadian berawal saat video berdurasi pendek tersebut tersebar memperlihatkan sejumlah kades lagi asyik menikmati suasana bersama pemandu karaoke (PK) di room karaoke.
Beredarnya video berawal dari story whattshapp salah satu kades yang ikut dalam acara tersebut, yang diduga mabok, ini merupakan kecerobohan dirinya sendiri.
Pasalnya, kades sebagai pejabat publik yang berkepanjangan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan aturan justru malah dilanggar sendiri.
Dimana saat ini pemerintah kabupaten (Pemkab) bersama Forkopimda sedang memberlakukan pengamanan Nataru.
Hal itu terjadi, ketika salah satu kades viral 'KA' sengaja mendatangi sejumlah wartawan yang lagi istirahat duduk usai liputan acara Deklarasi FKDI.
Melihat kades viral datang, spontan awak media ingin meminta konfirmasi atas pemberitaan dirinya. Namun, tak sempat dilakukan konfirmasi dengan tiba tiba kades tersebut berucap.
"Saiki aku wes reti ndi sing konco ndi sing musuh (jawa-red), Dengan kejadian ini akhirnya saya tau mana teman mana yang lawan," ucap 'KA' dengan wajah yang marah.
Lanjutnya, usai mendapat ucapan yang sedikit intervensi. Sejumlah wartawan lantas bersorak dan teriak membalas. "Artisnya datang, artisnya datang, yang disertai tepukan tangan," teriak sejumlah wartawan.
Tak berhenti disitu, selang beberapa menit berlanjut, ketika sejumlah wartawan masih berada di lokasi yang sama. Tiba-tiba Kades viral tersebut menghampiri wartawan dengan mengatakan banyak hal terhadap wartawan.
Bahkan saat dirinya berceloteh dengan para wartawan, Kades 'KA' masih dalam kondisi makan dengan memegang piring ditangan.
Mendengar celotehan itu, semua wartawan yang saat itu di lokasi langsung menanggapinya dan berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Terkait pemberitaan viral dan video dirinya berkaraoke justru bukan dari wartawan yang menyebarkan namun bermula saat acara tersebut di video dan di pakai story kawannya sendiri. Penjelasan itu tak di gubris Kades 'KA' yang seakan-akan masih tidak terima karena diberitakan berkaraoke ria.
"Hak jawabnya yang ditunggu rekan-rekan wartawan, mengingat dalam story itu tertulis jelas (Selamat Ultah Kawanku) dan (Kinanti Ultah).
Namun, bukannya memberikan jawaban yang humanis melainkan malah membuat situasi tidak kondusif, dan membuat panas suasana. Dengan nada keras menyangkal kalau dia (Kades-red) tidak Ultah melainkan bayar utang di tempat karaoke," tandasnya.
Kemarahan oknum Kades tersebut sangat disayangkan dan tak beralasan. Kades sebagai pejabat publik atau kepanjangan tangan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan peraturan, justru malah menodai dengan melanggar sendiri. (RG/Team)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar