Targethukumonline. PATI - Muhamad Dika Pratama seorang tuna wicara atau bisu sejak masih kecil ini tiidak patah semangat dengan cuaca dingin ikut cor rabat beton malam hari bersama TNI, dalam kondisi tubuh paling kecil sendiri karena masih beranjak remaja, Dika sangat antusias bekerja tanpa pamrih dengan penuh semangat tinggi, agar jalan yang dikerjakan cepat selesai dan bisa dipakai, Minggu tgl (15/04/18).
![]() |
| M. Dika Pratama remaja tuna wicara yang sangat akrab dengan bapak-bapak TNI. |
Tetapi dengan senyum simpul tulus dan ikhlas apa adanya sekedar hanya untuk mengurangi rasa capeknya, hal ini yang menjadi perhatian tersendiri oleh Dandim Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos rasa welas asih seperti seorang ayah kepada putranya, sambil bercanda tawa bersama dengan lainnya saat mengecek pekerjaan lembur malam untuk pengerjaan rabat beton.
Dika Pratama putra dari bapak Samijan yang bekerja sebagai buruh tani di dukuh Selowire, sebetulnya ingin menyekolahkan putra tersayang ini ke sekolah lebih tinggi seperti rekan - rekan sebayanya.
Namun Dika dengan keterbatasan biaya juga kondisi yang ada keterbatasan fisiknya, tidak menyurutkan langkahnya untuk membantu pembangunan jalan penghubung desa Godo terutama yang rusak berat saat itu, maka timbulah kemanusiaannya rasa ingin membangun desanya agar lebih maju, sebagai jalur perekonomian warga sekitar godo ini.
Hanya kekuatan fisik yang ala kadarnya dengan segala kekurangannya, menjadi salah satu fenomena yang tidak biasa tanpa memikirkan dirinya untuk berbelas kasih kepadanya atau meminta belas kasih kepada orang lain.
Menjadi sebuah harapan bagi Dika, yang cita-citanya ingin menjadi anggota TNI pada saat ditanya, namun dengan kondisinya saat ini yang tuna wicara (bisu) cukup lapang hatinya bisa dapat bersenda gurau dengan bapak-bapak TNI yang saat ini bertugas di TMMD Reg 101 di desa Godo menjadi pelipur lara dihatinya.
Saat waktu itu Dika dari pulang sekolah ingin sekali bantu bapak TNI guna pembangunan jalan rabat beton agar bisa terealisasi dan cepat selesai, sesuai dengan jiwanya yang penuh dengan sifat welas asih ingin sekedar membantu sebagai kewajiban bhakti seorang anak manusia, jika suatu saat Dharma yang dikerjakan ini membuahkan hasil dan manfaat bagi warga dan masyarakat khususnya dukuh Selowire saat ini. ($.ucipto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar