Targethukumonline. PATI - Kamis tgl (16/11/17), tepat pukul 13.30 WIB satuan Kepolisian kec. Batangan melakukan giat operasi pekat (penyakit masyarakat) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Endah Settianingsih, SH yang didampingi oleh semua Kanit Polsek Batangan beserta anggotanya.
![]() |
| AKP Endah Settianingsih, SH memimpin langsung operasi pekat |
Operasi pekat tersebut dimulai dari menyisir warung warung yang berada didesa ketitang wetan dan dilanjut diwarung yang berada didesa Batursari lalu dilanjut di warung yang berada didesa Gajah kumpul.
Dalam kegiatan oprasi pekat tersebut yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Endah Settianingsih, SH membuahkan hasil 33 botol minuman yang berbeda jenis (merk) diantaranya 12 botol minuman jenis beras kencur, 15 botol jenis gingseng oplosan, 3 botol jenis anggur kolesom, 1 botol jenis votka juga beberapa minuman oplosan.
Diantara semua jenis minuman yang terjaring dalam oprasi pekat tersebut mengandung alkohol yang membahayakan bagi peminum.
Kapolsek Batangan Endah Settianingsih, SH memberikan keterangan kepada awak media
Bahwa dengan giat operasi pekat tersebut untuk membersihkan hal hal yang dianggap merugikan masyarakat dan mengurangi angka terjadinya tindak kejahatan yang dikarenakan meminum barang ber alkohol tersebut, dan membuat masyarakat menjadi tenang tentram dan nyaman.
Bahwa dengan giat operasi pekat tersebut untuk membersihkan hal hal yang dianggap merugikan masyarakat dan mengurangi angka terjadinya tindak kejahatan yang dikarenakan meminum barang ber alkohol tersebut, dan membuat masyarakat menjadi tenang tentram dan nyaman.
AKP Endah Settianingsih, SH pun mengatakan bahwa dirinya beserta anggota akan gencar melakukan giat operasi pekat selama masih ada warung warung nakal yang menjual minuman keras diwilayah kecamatan Batangan sampai bersih terbebas dari minuman keras.
AKP Endah Settianingsih, SH selaku Kapolsek Batangan berharap kepada masyarakat semoga dengan adanya giat operasi pekat tersebut oknum oknum penjual minuman keras (miras) bisa sadar bahwa minuman yang dijual itu sangat membahayakan masyarakat hingga bisa sampai merenggut nyawa.
Inilah penyampaian AKP Endah Settianingsih, SH kepada awak media waktu wawancara dalam kegiatan oprasi pekat tersebut berjalan lancar dan kondusif dan membuahkan hasil.(TH/$mj)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar