Targethukumonline. Buleleng - Saat ini perilaku semena - mena di kalangan masyarakat Indonesia sudah sedemikian rupa, tak ada rasa takut untuk melakukan tindakan kriminal di depan umum. Bahkan cenderung meningkat angka kejahatan seperti melakukan pengeroyokan, penusukan terhadap aparat keamanan.
Seperti kejadian pada tanggal 24 Juli 2017 pukul 10.30 Wita di Kantor Lurah Pegayaman desa Pegayaman Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng telah dilakukan penangkapan oleh Tim Sergab gabungan Kodam IX Udayana dipimpin Lettu Inf Nyoman Suarka terhadap pelaku Buzaeri alias Kesper yang merupakan tersangka utama pelaku pembacokan Pratu Gede Yasa Mataram di warung tuak Bunga desa Pengambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Bali, pada tanggal 17 Juli 2017 kemarin malam.
Kejadian inilah yang memicu penanganan lebih lanjut tepat pada pukul 10.00 Wita Tim sergab gabungan Kodam IX Udayana mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku pembacokan berada di desa Pegayaman untuk bersembunyi dari kejaran aparat penegak keamanan, bahwa pelaku Buzaeri alias Kesper berada di Kantor Lurah Pegayaman, atas informasi tersebut selanjutnya Tim Sergab gabungan Kodam IX Udayana berangkat dari Kodim 1609 Buleleng menuju Kantor Desa Pegayaman untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.
Selanjutnya tepat pada pukul 10.30 Wita Tim Sergab gabungan Kodam IX Udayana tiba di Kantor Lurah Pegayaman dan mengamankan terhadap pelaku dan selanjutnya dibawa ke kantor Kodim 1609 Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Tim Sergab gabungan Kodam IX Udayana bersama pelaku Kesper tiba di Kodim 1609 Buleleng selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang selama ini meresahkan masyarakat atas perilaku yang tidak bertanggung jawab cenderung lebih arogan dan premanisme. Keadaan seperti inilah juga merupakan tanggung jawab aparat keamanan dalam menyikapi persoalan yang ada, sehingga tidak ada kejadian lagi yang menimpa saudara kita, bagaimanapun keselamatan dan pengamanan adalah tanggung jawab kita bersama. (M.tugi)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar